Puisi - Kisah SANG LAKON



KISAH SANG LAKON
By : Febrina Rachmawati

 

Waktu...
Berputar dan terus berputar
Tanpa terasa, untaian demi untaian detik
Mengalun bersama hembusan angin
Khilaf, memberi rasa sesal
Bagaimana bisa melewati sang waktu tanpa manfaat?


Waktu...
Ketika terus menoleh kebelakang
Kita buta, di depan terlukiskan jalan
Memiih adalah keharusan
Aku tidak bisa terus diam di persimpangan
Bahkan untuk kembali pun tidak bisa
Tak ada waktu untuk kembali,
Sang waktu takkan berbaik hati
Memberi kesempatan sekali lagi

Maju, maju, berjalan, berjalan
Dorong, dorong, paksa, paksa
Paksa kaki melangkah ke depan
Dorong hati untuk terus maju
Berjalan walau selangkah
Berlari walau sedetik

Percaya adalah kunci
Berdoa adalah bimbingan
Kebaikan adalah penunjuk
Tuhan adalah penentu


Semoga bermanfaat :)
Silakan Beri Komentar Anda :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kata-kata_Puisi_OPINI

Puisi - Kegelapan Hati