My Monday - My First Real Story



Assalamualaikum, 

            Hai readers, ini adalah tulisan pertama asliku sebagai penulis blog ini. Jujur sedikit nervous juga nulis dengan karakter asli, Hehehe...Well, kali ini aku ingin sedikit sharing kepada kalian. Sering menjadi perdebatan pada diriku sendiri tentang apa arti cinta sesungguhnya. Cinta yang kumaksud bukan sekadar perasaan seorang wanita dan seorang pria, tetapi lebih ke arah bagaimana kamu menghargai seseorang dan mementingkannya tanpa memikirkan untuk rugimu.
Dari aku SD sampai saat ini, sulit untuk kutemukan seorang “ TEMAN ”. Memang benar, banyak orang berkata bahwa mencari teman itu tidak sulit. Kunci pertama adalah tersenyum. Tetapi aku memaknai bahwa “ TEMAN ” bukan sekadar kita say  Hi atau Hello, tetapi bagaimana kita bisa saling nyaman, akrab, dan sharing-sharing satu sama lain, dan yang lebih penting adalah mereka yang tidak sekadar senyum di depan tapi menggerogoti dari belakang. Well, teman adalah mereka yang bisa mengubah Moodmu walau hanya duduk bersama mereka. Mungkin terkesan baper atau lebay tetapi itulah yang kupikirkan. :)

Mungkin ini tidak ada hubungannya dengan paragraf sebeelumnya, hehehe. Tadi penulis hanya numpang curcol saja, kali ini aku ingin sharing tentang apa yang di diskusikan oleh ku, rekan-rekan sekelas, beserta dosenku. Beliau mengajarkan kami tentang Reading and Writing. He is expert in writing. Jadi, aku memanfaatkan betul momen ini untuk belajar dengan beliau.
Hari ini, aku mendapat pengalaman pertamaku, bersama teman-teman di English class C di Kampus. Dosenku, meminta kami semua menulis 1 kalimat dan merangkainya menjadi paragraf. Beliau meminta Volunteer untuk memilih satu tema, kemudian temanku menyeletuk,
“ How about LOVE, Sir? ”
“ Wew! Baper dah ”, kata seorang temanku yang lain.
“ Good! Love ”, kata dosenku yang kemudian menulisnya dengan ukuran sedikit lebih besar dari biasa dengan format paragraf – center agak ke atas sedikit.
“ Wow, I have one experience with my ex-girlfriend ”, dosenku mulai bercerita. Ia mengenang sesuatu yang pastinya tidak kuketahui.
“ But, It’s past. Okay, I will write first sentence for start our paragraph and you will continue it. Make a paragrapah with your sentene. Anything sentence but it still about love. It will be about a boy or girl who broken heart. Can you ever feel it ? ”,
“ Yes, Sir ”, jawab kami.
“ Sepertinya kamu salah topik deh, ”, bisikku kepada temanku yang mengusulkan tema ini.
Tetapi dari paragraf inilah kami semua belajar, bahwa menulis tidak sesulit yang kami bayangkan. Beliau berkata bahwa kami hanya perlu memerhatikan keterkaitan dan tema. Yang penting adalah kekreatifan kita untuk menyampaikan apa yang ingin kita sampaikan kepada para pembaca. Dan Be Brave. Pesan inilah yang selalu kuingat. Be Brave.
Aku ingin menampilkan paragraf yang kami tulis bersama-sama, karena ini sangat berkesan dan tentu saja menyenangkan. Kita bisa sampai ketawa ngakak hanya karena memikirkan dan membaca tulisan ini.
---- LOVE & PAIN ----
Love, love me sick. It’s paradox to say love, while you’re leaving me. I felt lonely. God, why was his name always in my mind? Did you know who made me fell and down? I wan crazy because him. After you loved someone, you would get hurt. This pain made me confused. How did you call this LOVE? But, don’t worry. I had ALLAH. I still remembered, when we met for the first time in a special place. I still remembered the first time you said love to me. But, I would try to move on from you. I was so sick of love songs, so tired of tears. I hated you, I loved you, nobody else but you. One thing you might know, true love was the one who left you, then come back to you. That’s all about LOVE.

Semoga bermanfaat dengan tulisan gak jelas ini, hehehe...
Have a Nice day, Readers :D


Silakan Beri Komentar Anda :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CEPSI ( Cerita Pendek Puisi )

Aku dan anak-anak yang digusur - true story

Puisi - curahan hati