Puisi Cinta - Patah Hati



PATAH HATI
Oleh : Febrina Rachmawati



Saat kau memberiku permata
Kau memaksaku untuk masuk ke dalam lubang
Gelap... Dingin... Sunyi...
Hanya itu yang mampu kurasakan

Saat ku telah terima permata itu                                     
Kau membuangnya ke tengah samudra
Terhempas ombak dan tenggelam


Matahari meredup
Ombak bergemuruh
Langit seakan menangis
Melihat diriku saat ini
Betapa teganya dirimu

Kau hanya titipkanku harapan kosong
Kau membuatku berpegang pada kayu lapuk
Kau hanya membalasku dengan senyuman bisu

Tak pernah mencoba untuk mencari
Mencari tahu isi hatiku
Sekecil apapun kau tutup mata, tutup telinga, bahkan mungkin tutup hati
Ingin rasanya aku putar kembali waktu
Saat aku tak mengenal dirimu


Silakan Beri Komentar Anda :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CEPSI ( Cerita Pendek Puisi )

Aku dan anak-anak yang digusur - true story

Puisi - curahan hati