Surat Untuk Kakak



Surat Yang Tak Terbaca 
oleh : Twinney

 14 Januari 2017,
For Our Lovely Brother,
        Sejak kecil aku, kamu, dan dia tidak pernah bersenang-senang dalam arti kekeluargaan. Bertengkar, beradu mulut, atau beradu fisik menjadi komunikasi kita yang tak kunjung berakhir. Tanpa kita sadari, hubungan darah tidak menjadi jalan kedekatan kita. Tanpa kami ketahui, kami belum mengenalmu, Mas.
Dinginmu adalah perisai bagi kami, Our Hero Brother. Kakak kami yang hilang kini telah kembali. Lama sekali waktu yang kami habiskan untuk menunggumu. Tanpa putus harap kami terus berdo’a agar Allah SWT menunjukkanmu hidayah dan jalan kebenaran.

Penjaga kami selain sosok ayah. Our Second Guardian in life. Jangankan bercanda bersama. Melihatmu tersenyum saja jarang. Sikapmu yang tegas, dingin, dan kaku membuat kami salah paham.
Ya, kami kini mengerti mengapa kau begitu. Kau melatih diri ini untuk tidak manja dan bergantung pada apapun pada siapapun. Kau menempa kami tentang kemandirian.
Kami berhasil melihat sisi lain dirimu yang tak pernah kau tunjukkan sebelumnya. Kau begitu mengkhawatirkan kami tatkala kami menghadapi sakit atau masalah. Apalagi ketika kau sangat mengkhawatirkan papa dan mama yang sedang sakit. Cintamu kepada mereka sangat besar rupanya. Sungguh kau memang tak bisa menyampaikannya dengan kata-kata yang indah. Tetapi bagaimanapun dirimu dan masa lalumu, kau tetaplah Our Best Lovely Brother.
Tertanda,

Adik-adik kecilmu


Silakan Beri Komentar Anda :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kata-kata_Puisi_OPINI

Puisi - Kegelapan Hati